FF/REMEMBER/01

Title      : /Remember/01/

Genre   : Apa ajalah suka2

Author  : Song Hae Yoo

Length  : Sequel

Rating : General

Main Cast : Han Yun Ji

Kim Kibum

Support Cast : Other SHINee Member

Park Sun Young

E.t.c

A.N : Mian kalo istilah2 disini pasaran. Karena sejujurnya aku tak sanggup *halah, apadeh* sejujurnya, istilah2nya kubrowsing di i-net XPP

~Yun Ji POV~

“Chagy-aa” panggilku manja

“Uum , ne ?” katanya lalu mengelus rambutku

“Benarkah itu ? Kau akan mengikuti ‘agency’ itu ?” tanyaku , wajahnya langsung pucat pasi , hufft sepertinya aku merusak suasana lagi . “Eung~ tak usah dijawab” sahutku cepat , lalu menatap ke depan lagi . Aigoo~ aku paling tidak kuat jika menatap matanya ,

“Ne , gwaenchana … Hem” diapun menyandarkan kepalanya di bahuku , sambil terus menatap ke arah gulungan ombak yang seakan menunggu datangnya malam . Langit mulai berubah menjadi jingga , mentaripun mulai memasuki singgasananya . Seharusnya ini hal yang indah apalagi aku menyaksikannya dengan namjachinguku …

“Chagy , sudah malam . Ayo kita pulang” kataku , tentu saja setelah acara ‘sunset’ itu berakhir . Dia mulai merenggangkan otot – ototnya , namun tak beranjak sedikitpun dari tempat Ia duduk sekarang “Chagy ? Ayo kita pulang !”

“Hufft …” kudengar helaan nafas panjang darinya , dapat kurasakan harum nafasnya saat Ia menghela nafas tadi . Tiba – tiba Ia menatapku lekat , “Chagy , sebenarnya … aku” dia meremas tanganku dapat kurasakan keringat dingin dari telapak tangannya.

“Waeyo chagy-aa?” entah mengapa perasaan takut mulai menyusupi hatiku . Dia tak menjawab pertanyaanku , entah sejak kapan pula wajahnya mendekati wajahku , dari jarak sedekat inipun aku masih dapat melihat betapa gantengnya dia . Dia mulai menempelkan bibirnya ke bibirku , dan meninggalkan beberapa kissmark di bibirku dan leherku .

“Chagy … Mianhae , jeomal mianhae” katanya setelah selesai menciumku “Aku … aku akan mengambil kesempatan itu . Aku akan mengikuti ‘agency’ itu” katanya lirih . Mwo ?? Dia … dia akan meninggalkanku ? Meninggalkan seperti dia ?

“M … mwo ?” tanyaku terbata – bata . Tenggorokanku sakit sekali . Apakah ini pengaruh dari kissmarknya tadi ?

“Ne … ne chagy , Mianhae~ tapi , tapi itu adalah mimpiku … Tolong , biarkanlah aku , ijinkan aku” katanya , ottokhe ? Aku … jujur , aku tidak mau melakukan kesalahan yang sama , tapi apa tega aku membiarkannya terus terlarut dalam kesedihan ? Karena keegoisanku ??

“Ye ~ Arraseo . Aku nakan melepasmu . Untuk sementara waktu . Aku akan terus mendukung semua impianmu , hehe … HWAITING CHAGY !!” kataku lalu menarik tangannya ke atas . Bisa kulihat senyuman tipis menghias wajahnya , setidaknya ini menyenangkan hati orang yang sangat kucintai .

“Gomawo … Tunggu aku ya . Suatu hari kita pasti bertemu dan aku tak ingin ada yang berubah dari dirimu” katanya lalu mencubit pipiku

“Ne . Pasti !” kataku lalu mencoba memaksakan senyum

~~ 7 Tahun kemudian ~~

“Ahjumma ! Aku berangkat yaaaa !” kataku lalu menyelesaikan sarapanku

“Ne … Hati – hati di jalan .”

“Yeee~” kataku lalu dengan asal memakai sepatu , khusus hari ini ! Aku tak boleh terlambat !! Tak boleh ! “Hosh … Hosh … Hosh …” Untung saja , aku masih sempat naik bus ini . Berarti masih ada kemungkinan aku tidak telat datang ke kampus .

Hahaha , aku harus memberitahunya . Aku segera mengeluarkan handphoneku dan mengetik sms untuk Sun Young umma ^^

To : Sun Young Umma

Hei umma ! Hari ini kelas pagi pukul 08.00 kan ?

Aku tidak telat dong ^^V

5 Menit kemudian

Drrt .. drrt …

Drrt .. drrt …

From : Sun Young Umma

Yaa ! Kau sudah berapa kali kubilang ? Berhenti memanggilku umma !

Kau sudah berangkat sekarang ?

Xixixixixi … Hari ini kan ulangtahun universitas !

Kau lupa ?

Tak masuk juga tak apa !😄

M.W.O ?? Ulang tahun universitas ?? Sejak kapan ulang tahun universitas sama denganku ? Uhh~ menyebalkan -____- Apa mereka tak tau kalau aku sedang tak ingin terlambat !!!!

_ di universitas konkuk_

“Hei ! Tumben datang pagi !!” seru Sun Young saat aku menghampirinya

“Uh, umma ! Diamlah ! Aku suntuk dan ngantuk nih !!” kataku seraya mengambil tasnya untuk kujadikan bantal .

“Heh ! Enak saja ambil – ambil tasku ! Kau pikir harganya berapa !” serunya lalu menarik tas bulu itu ==”

“Gratis . Itukan cuma kantong kertas lalu ditempelkan bulu kucing !” jawabku asal lalu menumpukkan sweater dan tasku untuk menjadi bantal .

“Aish ! Ini lebih mahal dari harga sewa kamarmu ! Arraseo ?! Hei … Ke aula yuk ! Katanya pihak universitas menyewa boyband baru tapi moejoe !” katanya sambil mengancungkan kedua jempolnya .

“Ah , aku ngantuk .”

“Dasar kebo !! Ayolah !! Boyband kali ini pasti nyegerin mata deh !!”

“A … ahh , shireooo~ aku ngantukkk ! ”

“Ayoolah jebaal , kalau kau mau menemaniku kau bebas terlambat selama seminggu penuh !” rayunya , seminggu tanpa pukulan dan ceramah ? Hem …

“1 bulan . Atau tak sama sekali .”

“Mwo ?!?!! Are you crazy ?!! Shireo … Mending aku tak memberimu contekan saat Kim seonsaengnim memberi tugas”

“HAH ?!!” mataku langsung membulat saat mendengar nama Kim Seonsaengnim ,“Arra … Arra … 1 minggu tanpa pukulan dan ceramah ! Deal ?!” kataku seraya mengaitkan jari kelingkingku dengannya “Deal . Kajja (Ayo)!” Aku segera menariknya ke aula umum universitas konkuk . “Ramai sekaliiiiii~”

“Of course ! Namja – namja itu begitu cool and handsome ! Tak mungkin ada yang mau melewatkan perform mereka !” sahut Sun Young panjang lebar

“Ah , ne UMMA ! Tapi rasanya salah , aku mau tuh melewatkan perform mereka !” ejekku , lalu bersandar ke tiang penyangga aula , aku benar – benar lelah . Bagaimana tidak ? Demi datang tidak terlambat , aku begadang semalam !

“Yaa ! Jangan tidur di sini ! Ayo !! Lihat ! Mereka sudah tampil !” kata Sun Young lalu menarik – narik tanganku , jujur … aku malas . Aku takut , takut jika aku melihat namja lain , posisinya … Posisi’nya’ terganti oleh namja itu .

“SUNYOUNG ! Kemarin aku tak tidur supaya tak terlambat !! Kau tega melihat anakmu mempunyai kantung mata ?! Seperti PANDA ?!” pekikku sambil menunjukkan mataku yang merah kepada Sun Young sampai , aku mendengar …

“Annyeong haseyo … Ori SHINee imnidaa~” teriak beberapa orang namja dari tengah aula yang sudah disulap menjadi panggung yang megah . Mataku , yang memerah itu seakan mau melompat . Tanganku refleks memegang leherku .

“Adaapa ? Apa lehermu keseleo saat tidak tidur kemarin ? Atau terluka ?” tanya Sun Young lalu melihat leherku “tidak ada apa – apa !” katanya sambil menatapku heran . Namun aku tak bergeming . Seakan ada magnet atau lem yang membuatku tak bisa berhenti untuk tak menatap sosok itu . Seakan aku sudah menangkap seorang pencuri ulung , seorang buronan yang dihargai sangat tinggi . Sehingga aku tak akan melepasnya lagi . Pencuri ulung . Ya , bolehkah aku menyebutnya pencuri ?SetelahIamembuatku seperti ini ?

“Yaa ! Aku tahu ! Kau pasti menyukai namja itukan ?! Hahaha … Benarkan! Dugaanku tak pernah salah !” kata Sun Young saat mengetahui ‘sosok’ itu

“Sun Young … aku … aku mau ke taman dulu ya !” kataku segera berlari , kenapa ? Ya , kenapa aku justru berlari ? Bukankah dia yang selama ini kucari ? Kutunggu ? Kunanti ? Kenapa ? Tiba – tiba air mataku menetes . Ah … mungkin aku hanya tak ingin dia melihat perubahanku , ya . hanya itu

Aku menghentikan langkahku di taman . Sepi , seperti biasa . Namun inilah yang kubutuhkan , “Annyeong haseyo” kataku sambil tersenyum kepada seorang haelmonie dan cucunya , akupun segera mengambil tempat di sebuah pohon yang rindang dan tertutupi semak – semak .  Ini … Adalah tempat pertama kami bertemu , dan … berpisah

Aku memejamkan mata untuk mengingat kejadian itu

&&&

“Kapan ? Kapan kau akan kembali ?” ktaku saat dia mulai membicarakan masalah agency itu lagi …

“Molla … Tapi , aku janji . Setelah aku selesai dengan agency itu , orang yang akan kutemui pertama kali itu kau . Jadi tunggu aku ya”

&&&

Hem , kau sudah berbohong satu ! Kau tidak menemuiku saat kau selesai dengan segala pelatihan itu ! Huh ! Menyebalkan !!

&&&

“Ta .. tapi sampai kapan ?! Sampai kapan aku harus menunggumu ?” airmataku mulai mengalir menuruni pipiku , aku sudah tidak bisa berpura – pura tabah dalam hal ini . Aku tak bisa berpura – pura kuat lagi dihadapannya , pertahananku sudah benar – benar hancur !

Trush me !” katanya lalu menggenggam tanganku , “Aku pasti membawamu kemanapun aku pergi ! Pegang janjiku !

&&&

1 kebohongan lagi , kau bahkan tak mencariku dan mengajakku untuk mengikutimu . Ternyata kau pembohong !

&&&

“Arraseo” kataku , sekarang airmataku sudah beradu menuruni pipiku . Hidungku perih , mataku juga . Kepalaku sakit . Kurasakan juga dia berusaha merengkuhku , pelukan yang hangat . Ah ! Jinjja !! Padahal aku sudah menerima keputusannya , tapi kenapa aku masih menangis ! Aish !! Yun Ji ! Paboya !!

&&&

“Mianhae noona … apa aku mengganggumu ?” sebuah suara sontak membuatku terlonjak kaget dan membuka mata .

Di … di … … a ? Dia ?!!

“Noona ? Noona ? Gwaenchana ?” tanyanya sambil melambai – lambaikan tangannya di depanku .

“A … ah ? Ne , gwaenchana.” Jawabku lalu membuang muka . Dia … yang kunanti , yang membuatku seperti orang bodoh . Sendirian . Tapi , tapi dia sudah melupakanku . Miris sekali …

“Dari mana ? Kau tahu tempat ini noona ? Inikantersembunyi tempatnya tersembunyi .” katanya memecah keheningan

“Dari mana ? Ya tahu saja !” sahutku ketus

“Tapi tempat ini begitu tersembunyi”

“Justru itu yang aku butuhkan !” aku segera bangkit berdiri “dan kau merusak segalanya !” aku segera meninggalkannya , dengan sejuta tanda tanya besar

Apa dia benar – benar sudah melupakanku ?

Janji – janjinya padaku ?

Tapi mengapa dia masih mengingat tempat itu ?

Atau dia sengaja melupakanku dan menemukan yeoja baru ?

Lalu sekarang aku harus gimanaa ?

“AAAAAAAAKH ! I go crazy because youuuuu~~~~” kataku lalu mengacak – acak rambutku sendiri . Sekarang ? Aku harus bagaimana ? Harus kemanaaa ?

“Hyung ! Kau dari mana ? Kami semua mencarimu .” teriak seorang namja , eum … yeoja ? Entahlah , Aku juga tidak tahu . Tapi sih sepertinya namja ,kandia memanggil ‘hyung’ , namja jamur ! ^^

“Ah , aku ? Sedang mencari seseorang !” jawabnya yang membuatku menoleh . Seseorang ? itu artinya dia tak melupakanku ? Apakah dia masih mengingat janjinya denganku ?

“Nuguya ?”

“Teman lamaku . Hahahaha , Taemin-ni , apakah kau cemburu ? Tenang saja , aku setia kok !” jawabnya lalu membuatku kecewa .

1 Jawaban sudah kudapatkan . Yaitu , dia sudah melupakanku . Yahh , aku memang mudah dilupakan . Buktinya temanku hanya satu . Sun Young , yang lainnya ? Hanya mengingat saat ada perlu atau aku memakai name tag-ku . Tapi , tapi tetap saja ! Masa dia melupakanku ?! YEOJACHINGUNYA !!

Aku terus menatapnya tajam , keebencian sudah menjalari seluruh tubuhku , hingga tatapan kami bertemu …

“Yaa ! Noona … mianhae telah mengganggumu tadi !” teriaknya

“Huh ! NE … GWAEN . CHANA . !!” balasku berteriak , aku menghentakkan kakiku keras – keras dan masuk ke dala aula lagi untuk mengambil tasku , mending pulang deh

“Sun Young ! Aku pulang dulu ya” sahutku ketus lalu mengambil tasku .

“Yaa !! Kau kenapa ? Bentar lagi SHINee akan tampil lagi .”katanya sambil menarik bajuku .

“Terserah aku mau pulaaanag” kataku sambil menarik keras bajuku , Namun sialnya , saat aku menarik keras bajuku , Sun Young justru melepaskan pegangannya , sehingga aku kehilangan keseimbangan dan menabrak seseorang

“A…ah , mianhae ,,, jeomal mianhae …”

“Ne , gwaenchana noona …” katanya , hah ? perasaan banyak sekali yang memanggilku noona … Apa aku sudah seperti yeoja yang berumur 30 tahun ? Hello ,,, umurku belum mencapai 20 tahun !! Menyebalkaaaan

“Ah … Arraseo ~ Mianhae , ini karena temanku yang menyebalkan dan bertingkah seperti anak kecil !” seruku lalu menatap tajam ke arah Sun Young , dasar tak tau malu ! Sudah di pelototin malah nyengir gak jelas !! Huh !!!!!

“Ne , gwaenchana noona . Aku yakin temanmu juga tak sengaja !” katanya santai , namun tetap saja menyebalkan karena memanggilku ‘noona’

“Yaa ! Jangan memanggilku noona ! Aku masih 19 ta …” aku mendelik saat mengetahui siapa yang aku ajak bicara . Dia … Diakan?

“Yaa noona ! Sombong sekali kau ! Huh ! Lama ya tak bertemu ?” katanya sambil tersenyum …

“Kibum ?” Diakan… cinta pertamaku … “Yaa ! Lama tak jumpa ! Kibum ! Kau makin yeppeo !” ejekku kepadanya .

“Heh ! Hei ! Harusnya kau bilang aku makin meojeo ! Yakan?” tanyanya pada Sun Young , yang masih terbengong

“Sun Young , dia Kibum ,,, teman lamaku !”

“Yaa ! Aku tahu ! Dia itu Key , member SHINee !!” pekik Sun Young “Key , cakep sekalii~”

“Hahaha , hei Yun Ji ! Bilang seperti itu juga dong !” kata Kibum lalu mengerucutkan bibirnya

“Ne~ ne~ Kibum ! Kau makin moejeo !” kataku lalu menjulurkan lidah “Sekarang traktir aku !”

“Traktir ? Buat apa ?”

“Sudah memujimu ! Dan …” kataku lalu merangkulnya “Hari inikan…”

“Key , sudah saatnya tampil . Manager hyung menca …” sahut sosok yang sudah tak ingin kulihat dan kusebut namanya . “Maaf mengganggu tapi sudah saatnya untuk tampil Key” katanya yang masih terpaku melihat tangan kami .

“Ah ? Jinjja ?! Kalau begitu” Kibum segera melepas tangan kami “Ayo kita pergi . Annyeong haseyoooo~” kata Kibum lalu menunjukkan senyum keberhasilannya , Ih menyebalkan !

“Ish ! Nappeun ! Dasar Kibum jelek ! Dasar yeoja ! WEK !!”

“Sepertinya kau dekat sekali dengan ‘Key’” seru Sun Young

“Kunci ?” tanyaku polos .Adayang punya nama sejelek itu ? Kasihan

“Ish ! Bukan tapi K-E-Y ! KIBUM ! KIBUM !” teriaknya gemas , kenapa dia ? aneh …

“Oh ! Namanya juga teman kecil . Diakantetanggaku di kampung dulu” kataku sambil mengeluarkan handphoneku .

“Mau apa kau ?”

“Memberitahu umma . Ummakansuka dengannya , hahaha”

To : Real Mother

Umma … Hari ini aku bertemu dengan Kibum .

Dia makin ‘yeppeo’ sepertinya benar kata appa .

Dia itu ‘yeoja’ !

Hahahaha ^^

N.B : I Miss U :*

Aku tersenyum saat mengirim pesan ini ,

Drrt .. drrt …

Drrt .. drrt …

From : Real Mother

Hah ?!!

Jinjja ? Wuaaah … Umma mau lihat #Maklum ya , author buat umma’a Yun Ji gaul ^^#

Kirimkan fhotonya segera ya ! >.<

Umma dan appa juga kangen kamu !

Kapan pulang ?

Saengil chukkahamnida ya sayang , kado menyusul

To : Real Mother

Gomawo umma !

Hanya umma yang mengucapkan T.T

Aku akan pulang saat aku sudah menikah !

Do’akan supaya aku cepat menikah !

*Bow*

From : Real Mother

Ne , sayang …

Kenapa kau tak menikah dengan Kibum saja ?

Hahaha …

Sudah ya , umma mau kerja lagi

Annyeong haseyo

Akupun menyudahi acara pesan – pesananku dengan umma dan mengambil posisi tidur

“Jangan ganggu aku !” pesanku sebelum tidur , Sun Yong hanya mengangguk tanpa melihatku ,

***

“Heh ! Yun Ji ! Bangun !!” teriak seorang namja lalu menampar pipiku , aissh sakiiiit

“Uumm,, umma ! Aku masih ngantuk !” kataku lalu membalikkan kepalaku “kau pulang duluan saja”

“Yaa ! Lihat dulu siapa yang kau ajak bicara !! Huh ! Ini aku Kibum !!” teriaknya

“Uhh … Kibum ? Sedang apa kau di sini ?” kataku sambil mengusap – usap kedua mataku

“Dasar gila !  Sudah ! Ayo kuantar pulang !! Sudah hampir gelap !!! katanya sambil mengambil tasku

“Tunggu dulu ! Di mana Sun Young ?” tanyaku saat jiwaku sudah terkumpul kembali

“Sudah pulang !”

“Mwo? Aish ! Nappeun ! Mengapa dia tak menungguku !” sungutku lalu , tiba-tiba Kibum memukul “Kibum kenapa kau memukulku ?!!” tanyaku sambil mengusap kepalaku yang cenat – cenut (??)

“Dasar pabo ! Apa kau tidak tahu ? Kalau kau tidur , gempapun tak dapat mengganggumu ?! Seperti membangunkan patung lyberty tau ! Sia – sia saja !!”

“Heh ?! Apa maksudmu ?” tanyaku tidak terima

“Hah ?!!? Aigoo~ Hei kau dasar YEOJA PEMALAS !! U know ?” katanya lagi , “Ah sudahlah ! Sudah mau malam ! Kajja ! Palli !”

~ Yun Ji POV End ~

~Key POV ~

“Kibum , mengapa kau membawaku kemari ?” tanya YunJi saat kami sampai di salah satu taman bermain

“Kenapa ? Ya tentu untuk melepas penat . Aku letih sekali tadi”

“Hah ? Kenapa harus kemari ? Bukannya makin letih ?” katanya lalu memberikan sekaleng coca – cola .

“Gamsahamnida … Sudahlah , ayo naik itu !” kataku sambil menujuk ke arah bianglala .

“Mwo ?? Ayo … Ayo …” katanya lalu menarik tanganku , huh … dasar anak kecil “Wahh , Kibum … Lihat ! Bagus sekali pemandangannya !!” teriak YunJi saat bianglala kami sudah berada di puncak

“Ne~ Tapi sayang aku malah naik bersamamu !”

“Mwo ? Apa maksudmu ! Lagian aku juga tidak menikmatinya ! Harusnya namjachinguku yang di sini ! Bukan kau !”

“Hah ? Jinjjayo ? Apa ada yang mau denganmu ?”

“Ada!! Dia baik sekali , tinggi , agak sedikit pendiam , jago olahraga ! Type namja banget !” serunya , aku tersenyum simpul , namun hatiku serasa ada yang menusuk

“Hahaha , mana ada orang yang seperti itu …” seruku ketus , walau aku merasa mengenalinya , nuguya ? siapa yang dia maksud ?

“Ada!! Dan dia hanya seorang ! NAMJACHINGUKU !!!”

“Aish ! Ne .. ne … arraseo , duduklah . Dan tutup matamu !” kataku lalu mengeluarkan sebuah bingkisan dari kantung bajuku

“Buat apa ? Jangan macam – macam ya !” katanya lalu menyilangkan tangan didepan mukaku ,

“Jangan gila ! Duduk dan tutup saja matamu !” , diapun menutup matanya dengan ragu – ragu “Jangan mengintip . Kalau mengintip kau akan putus dengan namjachingumu !”

“Arraseo !” aku menarik pergelangan tangannya , kuletakkan bingkisan itu di tangannya .

“Waw , Kibum apa ini ?!” tanyanya dengan mata berkilau “I … ini ?” tanyanya tak percaya

~ T.B.C ~

3 thoughts on “FF/REMEMBER/01

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s